MARKET NEWS
- 11/09/26 - 16:39STANIA DAN ASAHI SOLDER PERKUAT HILIRISASI INDUSTRI TIMAH INDONESIA MELALUI KEMITRAAN STRATEGIS
- 11/09/26 - 16:23IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 47 POIN DI LEVEL 6.541
- 11/09/26 - 16:18PRUDENTIAL INDONESIA BUKUKAN PENDAPATAN Rp12,2 TRILIUN DI SEMESTER I-2026
- 11/09/26 - 16:07OBLIGASI PEMERINTAH AS STABIL PADA HARI JUMAT
- 11/09/26 - 15:56PETROKIMIA GRESIK GANDENG MIND ID DAN PTFI PERKUAT BAHAN BAKU
- 11/09/26 - 15:53ASOSIASI: UMKM PERLU DUKUNGAN SISTEM KEAMANAN DALAM PENERAPAN UU PDP
- 11/09/26 - 15:40PERKUAT BAHAN BAKU PUPUK, PETROKIMIA GRESIK GANDENG MIND ID DAN PTFI
- 11/09/26 - 15:34HARGA SOLAR DI AS CAPAI $6 PER GALON UNTUK PERTAMA KALINYA
- 11/09/26 - 15:31POUNDSTERLING MENGUAT USAI EKONOMI INGGRIS TUMBUH LEBIHI PERKIRAAN
- 11/09/26 - 15:15BPH MIGAS PASTIKAN BBM SUBSIDI KE ASDP KETAPANG BERJALAN LANCAR
POLL HARI INISaham blue chip pilihan kamu?
0 suara hari ini
MARKET NEWS
PERTAMINA SIAPKAN INFRASTRUKTUR PENDUKUNG KEBIJAKAN BIOETANOL.
IQPlus, (11/9) - Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kebijakan mandatori bioetanol atau bensin berbasis etanol lewat distribusi Pertamax Green 95."Jadi ini (Pertamax Green 95) kesiapan Pertamina Patra Niaga untuk bisa nanti menggunakan etanol di dalam produk gasolinnya," ujar Eko dalam acara temu media di Yogyakarta, Jumat.
Adapun distribusi Pertamax Green 95 saat ini terpusat di Pulau Jawa.
Eko mengatakan saat ini pemerintah sedang menggodok kebijakan penerapan bioetanol. Ia memperkirakan dalam 1-2 tahun ke depan, semua produk bensin akan berbasis etanol.
Mengingat pembangunan infrastruktur untuk menerapkan kebijakan tersebut cukup memakan waktu, tutur Eko, maka Pertamina mempersiapkannya melalui Pertamax Green 95.
Oleh karena itu, Pertamax Green 95 merupakan bagian dari transisi menuju bensin berbasis etanol.
"Ini juga salah satu bagian dari transisi energi atau penggunaan nabati berbasis etanol untuk BBM, khususnya yang BBM gasoline," ujar Eko.
Pemerintah menargetkan penerapan campuran etanol 10 persen dalam bahan bakar minyak (E10) mulai 2027 sebagai tahap awal sebelum beralih ke E20.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah mengkaji kebijakan mandatori etanol sejak 2025.
Saat ini, kajian tersebut hampir rampung dan menjadi dasar penyusunan peta jalan penerapan E20 yang ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga 2028-2029.
Menurut Bahlil, kebijakan pencampuran etanol ke dalam bensin bertujuan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak, khususnya bensin. (end/ant)
POLL HARI INISektor paling menarik minggu ini?
0 suara hari ini
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-11 16:14:59
more
last updated : 2026-09-11 16:14:59
more
last updated : 2026-09-11 16:14:59
more
last updated : 2026-09-11 16:14:59
more

