MARKET NEWS | IQPLUS NEWS

MARKET NEWS


more

POLL HARI INIIHSG pekan depan naik atau turun?
NAIK 0% (0)
TURUN 0% (0)

0 suara hari ini

KEMENDAG : FURNITUR RI CATAT POTENSI TRANSAKSI Rp39,7 MILIAR DI INDIA x| IQPLUS NEWS

MARKET NEWS

Friday 11/Sep/2026 at 11:20

KEMENDAG : FURNITUR RI CATAT POTENSI TRANSAKSI Rp39,7 MILIAR DI INDIA.

IQPlus, (11/9) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produk furnitur Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar 2,26 juta dolar AS atau Rp39,7 miliar dalam pameran INDEXPLUS 2026 di New Delhi, India.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan kementeriannya mengajak pelaku usaha Indonesia untuk melirik India sebagai salah satu pasar ekspor furnitur yang potensial.

"Kemendag mengajak pelaku usaha furnitur Indonesia, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk mempelajari tren konsumen produk furnitur India dan semakin menggencarkan ekspor," kata Puntodewi dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Puntodewi menyampaikan makin terbukanya peluang ekspor furnitur Indonesia ke India sejalan dengan perkembangan preferensi konsumen urban India.

Di kota-kota besar seperti Mumbai, Delhi National Capital Region, dan Bengaluru, selera konsumen mulai bergeser dari furnitur bergaya tradisional menuju desain minimalis-modern atau scandinavian-industrial.

Dalam pameran ini, Indonesia melibatkan empat pelaku usaha yang memamerkan produk seperti furnitur dalam paduan desain kontemporer, keahlian craftsmanship, material premium, serta kekayaan warisan budaya Indonesia.

Realisasi dan potensi transaksi yang dihasilkan turut didukung melalui fasilitasi penjajakan bisnis (business matching) secara proaktif oleh Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chennai sebelum dan sesudah pameran.

Kepala ITPC Chennai Amesta Yisca Putri menyampaikan komitmen perwakilan perdagangan RI di India untuk merealisasikan setiap peluang ekspor yang ada. Salah satunya melalui fasilitasi business matching.

"Kami aktif memfasilitasi business matching langsung dengan para pelaku usaha dan pembeli potensial di India. Dengan begitu, kami dapat memastikan potensi kerja sama terealisasi menjadi transaksi konkret," kata Amesta.

Amesta juga menyampaikan, produk furnitur Indonesia dikenal unggul di India dalam hal detail pengerjaan (craftsmanship) dan estetika alami.

Kepatuhan pelaku usaha Indonesia terhadap aspek legalitas dan keberlanjutan produk, melalui sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK), juga turut memberikan nilai tambah dan rasa aman bagi mitra dagang di India.

Selain memiliki produk yang sesuai dengan preferensi pasar, pelaku usaha Indonesia perlu memperhatikan daya saing dan ketentuan perdagangan yang berlaku di India. Salah satunya, melalui pemanfaatan skema ASEAN-India Free Trade Area (AIFTA) yang dapat memberikan keuntungan tarif bagi produk Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Eksportir juga perlu memperhatikan ketentuan teknis dari Pemerintah India melalui Bureau Indian Standards (BIS).

Pemerintah India telah menerapkan Furniture (Quality Control) Order 2025 terhadap sejumlah produk furnitur, antara lain, kursi kerja, kursi dan bangku umum, meja dan meja kerja, unit penyimpanan, tempat tidur, serta tempat tidur susun. (end/ant)




POLL HARI INIBI Rate bulan depan?
NAIK 0% (0)
TETAP/TURUN 0% (0)

0 suara hari ini

MARKET SUMMARY

Name Last Chg % Chg
BISNIS-27 447.00 -4.00 -0.81
COMPOSITE 6,533.00 -56.00 -0.86
DBX 3,098.00 -17.00 -0.55
ESGQKEHATI 108.00 -1.00 -0.67
ESGSKEHATI 109.00 -1.00 -0.70
I-GRADE 163.00 -1.00 -0.74
IDX30 362.00 -3.00 -0.71
IDX80 98.00 -1.00 -0.80
IDXBASIC 1,806.00 -28.00 -1.52
IDXBUMN20 331.00 -3.00 -0.80
IDXCYCLIC 954.00 -13.00 -1.30
IDXENERGY 3,391.00 -11.00 -0.31
IDXESGL 113.00 -1.00 -0.78
IDXFINANCE 1,386.00 -7.00 -0.51
IDXG30 125.00 -1.00 -0.43
last updated : 2026-09-11 14:58:00 more
Name Last Chg %Chg
ASIA
IHSG 6,506.75 -82.58 -1.25
Hangseng Index 24,811.28 -143.19 -0.57
Kuala Lumpur Stock Exchange 1,685.04 -20.48 -1.20
Kospi200 1,090.22 -21.91 -1.97
Korea Composite 6,909.91 -124.01 -1.76
Nikkei 225 Osaka 64,011.34 -1,259.61 -1.93
Shanghai Composite 3,888.11 -46.29 -1.18
Shenzhen Composite 2,465.85 -36.19 -1.45
Thailand Stock Exchange 1,606.65 -8.42 -0.52
Straits Times Singapore 5,686.91 -2.84 -0.05
ASX200 8,920.20 -88.10 -0.98
All Ordinaries Australia 9,168.90 0.00 0.00
SP/ASX200 9,155.80 -13.10 -0.14
Philippine Stock Exchange 6,116.53 0.00 0.00
Taiwan Stock Exchange 46,184.85 -755.64 -1.61
EROPA
CAC 40 Paris 8,146.97 30.21 0.37
DAX Frankfurt 25,406.20 45.05 0.18
FTSE 100 London 10,620.26 11.34 0.11
US
Dow Jones Industrial Average 52,064.10 -316.56 -0.60
S&P 500 7,591.70 -44.66 -0.58
Nasdaq Composite 26,081.72 -171.62 -0.65
Dow Jones Futures 52,276.00 181.00 0.35
New York Stock Exchange 17,188.46 -250.18 -1.43
last updated : 2026-09-11 15:08:00
more

Name Last Chg % Chg
Dolar Australia / Rupiah 12,614.18 51.43 0.41
Dolar Australia / USD 0.72 0.00 0.18
Yuan China / Rupiah 2,621.44 5.65 0.22
Euro / Rupiah 20,414.25 33.52 0.16
Euro / USD 1.16 0.00 -0.03
Pound Sterling / Rupiah 23,775.18 52.57 0.22
Pound Sterling / USD 1.35 0.00 0.02
Dolar Hong Kong / Rupiah 2,243.46 4.58 0.20
Yen / Rupiah 114.07 0.38 0.33
Won Korea / Rupiah 13.07 0.01 0.11
Ringgit Malaysia / Rupiah 4,320.48 4.88 0.11
Dolar Selandia Baru / Rupiah 10,254.96 80.10 0.79
Dolar Selandia Baru / USD 0.58 0.00 0.59
Riyal Saudi / Rupiah 4,683.97 8.94 0.19
Dolar Singapura / Rupiah 13,877.89 38.53 0.28
last updated : 2026-09-11 15:08:00
more
Name Last Chg % Chg
Cocoa Nybot 5,941.00 -10.00 -0.17
Corn Cybot 512.75 5.00 0.98
CPO KLCE 4,842.00 -43.00 -0.88
Light Crude Oil NYM 101.05 -1.43 -1.40
Brent Crude 105.98 -1.65 -1.53
Aluminum 3M 3,283.00 -11.00 -0.33
Copper 3M 14,227.50 -6.00 -0.04
Nickel 3M 16,550.00 -116.00 -0.70
Lead 3M 1,898.00 -3.00 -0.16
Tin 3M 53,505.00 -839.00 -1.54
Zinc 3M 3,881.50 -11.00 -0.28
Loco London Gold 4,346.75 30.45 0.71
Loco London Silver 63.92 0.34 0.54
Natural Gas 2.82 -0.01 -0.49
Emas Rupiah 2,458,217.75 21,373.91 0.88
last updated : 2026-09-11 15:08:00
more