MARKET NEWS | IQPLUS NEWS

MARKET NEWS


more

POLL HARI INIBesok IHSG menurut kamu?
BULLISH 0% (0)
BEARISH 0% (0)

0 suara hari ini

WAMEN INVESTASI : PUSAT PENGEMBANGAN BIOETANOL PERKUAT KETAHANAN ENERGI x| IQPLUS NEWS

MARKET NEWS

Monday 14/Sep/2026 at 15:19

WAMEN INVESTASI : PUSAT PENGEMBANGAN BIOETANOL PERKUAT KETAHANAN ENERGI.

IQPlus, (14/9) - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan keberadaan pembangunan pusat pengembangan bioetanol atau bioethanol development center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi.

"Hari ini bila berbicara terkait ketahanan energi, hilirisasi, transisi energi atau bauran energi dan ketahanan ekonomi. Dan, dengan konteks bioetanol ini atau solar (B50), negara kita sebagai penghasil crude palm oil dengan luas sawit terbesar di dunia memiliki potensi yang sangat besar," ujar Todotua, dalam keterangannya yang diterima di Bandarlampung, Lampung, Senin.

Ia mengatakan bahan baku serta sumber daya pengembangan bioetanol sangat berlimpah, dan perlu peran institusi terkait dalam mengelola serta memberdayakan.

"Berbagai riset dan otomotif menyebutkan di Jepang, sorgum ini jadi bahan baku yang unggul sekali dan sangat ekonomis, sehingga saya langsung ke lokasi meninjaunya," ucap dia.

Dia melanjutkan pemerintah pun akan melakukan pengembangan sorgum sebagai salah satu bahan baku pembuatan bioetanol agar segera diterapkan di Indonesia.

"Ternyata, sejak awal riset di Lampung ini bisa dikembangkan. Dan basis utama yang jadi perimbangan pengembangan ini adalah saat ini penggunaan bensin nasional sebanyak 36 juta kilo liter per tahun, jadi sudah sangat diperlukan pengembangan etanol," katanya.

Menurut dia, melalui pengembangan bioetanol, maka akan membentuk ekosistem yang mempertemukan pertanian, industri, teknologi, investasi, dan masyarakat dalam satu rantai ekonomi berbasis energi terbarukan.

"Lampung memiliki 430 ribu KL, dengan strategi utama reaktivitas, sinergi dengan PTPN, pengembangan sorgum terintegrasi generasi pertama (1G), dan generasi kedua (2G), pilot bioethanol development center atau pusat pengembangan percontohan biomassa, hilirisasi singkong, hilirisasi jagung serta konversi pabrik maka bisa mendukung ketahanan energi," ujar dia.

Melalui pengembangan bioethanol development center di Lampung tepatnya di Masgar, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, juga menjadi upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan Astacita Presiden.

Dalam pelaksanaan peluncuran bioethanol development center di Lampung, tiga kegiatan dimulai sekaligus, pertama yakni penandatanganan nota kesepahaman para pihak, kedua penanaman simbolis sorgum, serta pembangunan pabrik seluas 10 hektare dari target 20 hektare di Tegineneng, Pesawaran.

Peluncuran bioethanol development center di Lampung tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil penandatanganan joint declaration in estabilishing bioetanol ecosystem development in Lampung Province.

Kegiatan dilaksanakan dengan kolaborasi antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Pemerintah Provinsi Lampung, PT Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), PT Toyota Tsusho Indonesia (TTI), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (end/ant)




POLL HARI INITertarik berlangganan IQPlus?
SUDAH 0% (0)
TERTARIK 0% (0)
BELUM 0% (0)

0 suara hari ini

MARKET SUMMARY

Name Last Chg % Chg
BISNIS-27 446.00 1.00 0.12
COMPOSITE 6,521.00 -20.00 -0.31
DBX 3,110.00 -47.00 -1.48
ESGQKEHATI 107.00 0.00 -0.12
ESGSKEHATI 108.00 0.00 -0.12
I-GRADE 162.00 0.00 -0.19
IDX30 361.00 0.00 -0.14
IDX80 98.00 0.00 -0.02
IDXBASIC 1,796.00 -25.00 -1.36
IDXBUMN20 329.00 -1.00 -0.34
IDXCYCLIC 950.00 -5.00 -0.54
IDXENERGY 3,347.00 -13.00 -0.38
IDXESGL 112.00 0.00 -0.21
IDXFINANCE 1,385.00 -6.00 -0.45
IDXG30 124.00 0.00 0.09
last updated : 2026-09-14 16:20:00 more
Name Last Chg %Chg
ASIA
IHSG 6,534.69 -6.68 -0.10
Hangseng Index 24,917.60 111.97 0.45
Kuala Lumpur Stock Exchange 1,698.01 11.27 0.67
Kospi200 1,050.83 -39.39 -3.61
Korea Composite 6,684.37 -225.54 -3.26
Nikkei 225 Osaka 63,492.99 -518.35 -0.81
Shanghai Composite 3,885.33 -2.78 -0.07
Shenzhen Composite 2,464.29 -1.56 -0.06
Thailand Stock Exchange 1,591.51 -13.01 -0.81
Straits Times Singapore 5,718.02 22.09 0.39
ASX200 8,923.90 3.70 0.04
All Ordinaries Australia 9,168.90 0.00 0.00
SP/ASX200 9,155.80 -13.10 -0.14
Philippine Stock Exchange 6,116.53 54.72 0.90
Taiwan Stock Exchange 45,862.52 -322.33 -0.70
EROPA
CAC 40 Paris 8,112.45 -67.32 -0.82
DAX Frankfurt 25,392.90 -175.66 -0.69
FTSE 100 London 10,708.67 58.23 0.55
US
Dow Jones Industrial Average 52,573.29 656.14 1.26
S&P 500 7,656.98 65.28 0.86
Nasdaq Composite 26,333.04 251.32 0.96
Dow Jones Futures 52,457.00 -128.00 -0.24
New York Stock Exchange 17,188.46 -250.18 -1.43
last updated : 2026-09-14 16:30:00
more

Name Last Chg % Chg
Dolar Australia / Rupiah 12,578.44 -37.24 -0.30
Dolar Australia / USD 0.71 0.00 -0.57
Yuan China / Rupiah 2,630.45 6.87 0.26
Euro / Rupiah 20,372.85 -35.31 -0.17
Euro / USD 1.15 -0.01 -0.46
Pound Sterling / Rupiah 23,796.15 -13.13 -0.06
Pound Sterling / USD 1.35 0.00 -0.33
Dolar Hong Kong / Rupiah 2,250.11 6.19 0.28
Yen / Rupiah 114.24 -0.33 -0.29
Won Korea / Rupiah 13.11 0.01 0.07
Ringgit Malaysia / Rupiah 4,325.74 5.13 0.12
Dolar Selandia Baru / Rupiah 10,183.47 -49.17 -0.48
Dolar Selandia Baru / USD 0.58 0.00 -0.76
Riyal Saudi / Rupiah 4,698.88 13.04 0.28
Dolar Singapura / Rupiah 13,888.10 -0.79 -0.01
last updated : 2026-09-14 16:30:00
more
Name Last Chg % Chg
Cocoa Nybot 5,924.00 -37.00 -0.62
Corn Cybot 529.00 -1.25 -0.24
CPO KLCE 4,872.00 58.00 1.20
Light Crude Oil NYM 102.86 2.81 2.81
Brent Crude 107.46 2.85 2.72
Aluminum 3M 3,241.50 -12.00 -0.37
Copper 3M 14,041.00 -199.00 -1.40
Nickel 3M 16,350.00 -119.00 -0.72
Lead 3M 1,871.50 -21.00 -1.11
Tin 3M 52,360.00 -1,004.00 -1.88
Zinc 3M 3,832.00 -49.00 -1.26
Loco London Gold 4,288.35 -59.15 -1.36
Loco London Silver 62.57 -1.89 -2.93
Natural Gas 2.90 0.07 2.44
Emas Rupiah 2,433,415.50 -26,912.20 -1.09
last updated : 2026-09-14 16:30:00
more