MARKET NEWS
- 11/09/26 - 14:27AIRNAV INDONESIA RAIH TOP GRC AWARDS 2026
- 11/09/26 - 14:25KAMPUS DAN SMK KEMENPERIN UKIR PRESTASI GLOBAL
- 11/09/26 - 14:17ASABRI-KEMENKEU INTEGRASI LAYANAN PEMBAYARAN PENSIUN LEBIH AKUNTABEL
- 11/09/26 - 14:14BANDARA INJOURNEY AIRPORTS KEMBALI BEROPERASI PENUH PASCA ERUPSI GAK
- 11/09/26 - 14:06BPJPH: PEMASTIAN STATUS HALAL DILAKUKAN LEWAT PENDEKATAN KETELUSURAN
- 11/09/26 - 13:56INALUM RAIH OUTLOOK STABIL, PASTIKAN JAGA KINERJA BERKELANJUTAN
- 11/09/26 - 13:46EKONOM NILAI PASOKAN DAN DISTRIBUSI PANGAN KUNCI KENDALIKAN INFLASI
- 11/09/26 - 13:39IMF : KETIDAKPASTIAN EKONOMI MASIH TINGGI USAI 6 BULAN PERANG AS-IRAN
- 11/09/26 - 13:30EKONOMI INGGRIS TUMBUH 0,4% DI JULI LEBIH KUAT DARI PERKIRAAN
- 11/09/26 - 13:04BENSIN DIPERKIRAKAN DORONG KENAIKAN HARGA KONSUMEN AS DI AGUSTUS
POLL HARI INIIHSG pekan depan naik atau turun?
0 suara hari ini
MARKET NEWS
IMF : KETIDAKPASTIAN EKONOMI MASIH TINGGI USAI 6 BULAN PERANG AS-IRAN.
IQPlus, (11/9) - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Kamis (10/9) menyatakan bahwa ekonomi global tetap tangguh meskipun terjadi perang selama enam bulan antara Amerika Serikat dan Iran, namun ketidakpastian masih tinggi."Sejauh ini, meskipun perang di Timur Tengah telah berlangsung selama enam bulan, perekonomian global tetap tangguh. Perekonomian global mampu menghadapi berbagai guncangan, terutama guncangan di sektor energi, dengan lebih baik daripada yang dikhawatirkan," kata Juru Bicara IMF Julie Kozack dalam konferensi pers.
"Namun, ketidakpastian, seperti yang telah kami sampaikan sejak lama, masih tetap tinggi," ujar Kozack.
Dia menyebut perekonomian global sedang ditarik ke dua arah, yakni guncangan pasokan negatif akibat kenaikan harga energi dan komoditas, serta guncangan permintaan positif akibat siklus teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dia menambahkan terdapat "perbedaan yang signifikan" dalam bagaimana kedua kekuatan tersebut memengaruhi masing-masing perekonomian.
Kozack juga menyebutkan bahwa sejumlah risiko terhadap prospek ekonomi global masih tetap tinggi, termasuk guncangan energi yang berkepanjangan, utang publik yang terus meningkat, dan proses disinflasi yang mandek.
Pertemuan Tahunan IMF dan World Bank Group 2026 dijadwalkan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 12-18 Oktober mendatang.
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan pada akhir Agustus lalu bahwa ketangguhan dan dinamisme akan menjadi dua topik pembahasan utama dalam pertemuan tahunan tersebut. (end/xinhua)
POLL HARI INIBI Rate bulan depan?
0 suara hari ini
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-11 14:29:00
more
last updated : 2026-09-11 14:39:00
more
last updated : 2026-09-11 14:39:00
more
last updated : 2026-09-11 14:39:00
more

