STOCK NEWS
- 16/09/26 - 13:02SK HYNIX-INTEL DISEBUT NEGOSIASI KESEPAKATAN PRODUKSI CHIP MEMORI DI AS
- 16/09/26 - 12:03WOOK BAE KIM TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM SDRA
- 16/09/26 - 11:40RUPSLB MODERNLAND REALTY SETUJUI RENCANA JAMINKAN DAN ALIHKAN ASET
- 16/09/26 - 11:34TELKOMSEL DAN MAP LUNCURKAN MAPRIVILEGE
- 16/09/26 - 11:22NAWASENA NUGRA INVESTAMA SIAP AMBIL ALIH 66,58% SAHAM IDEA INDONESIA AKADEMI (IDEA)
- 16/09/26 - 10:55GELAR RUPSLB, CASHLEZ SIAPKAN STUDI KELAYAKAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA BARU
- 16/09/26 - 10:51HARTARTO CIPUTRA KURANGI KEPEMILIKAN SAHAM WAHANA INTI MAKMUR
- 16/09/26 - 10:37RUPSLB LPKR SETUJUI SUSUNAN KOMISARIS BARU
- 16/09/26 - 10:23BELUM CAPAI TARGET 15%, MBAP SUSUN STRATEGI PEMENUHAN MINIMUM FREE FLOAT
- 16/09/26 - 10:01ARIEF BUDIMAN TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM SDRA
POLL HARI INISektor paling menarik minggu ini?
Kamu sudah vote • pertanyaan baru tiap hari
1 suara hari ini
STOCK NEWS
SK HYNIX-INTEL DISEBUT NEGOSIASI KESEPAKATAN PRODUKSI CHIP MEMORI DI AS.
IQPlus, (16/9) - SK Hynix Korea Selatan sedang bernegosiasi dengan Intel mengenai kesepakatan yang akan memungkinkan mereka memproduksi chip memori di wilayah AS untuk pertama kalinya, menurut tiga orang yang mengetahui diskusi tersebut.Dalam satu skenario potensial, SK Hynix akan menyewa sebagian fasilitas pembuatan chip Intel yang telah lama direncanakan di Ohio, kata mereka. Dalam skenario lain, mereka dapat membentuk usaha patungan dengan Intel dan perusahaan cloud besar yang ingin mengamankan pasokan chip memori, kata dua orang tersebut.
Kesepakatan tersebut akan mengurangi tekanan pada Intel, yang telah berjuang, dan menandai kemenangan besar bagi pemerintahan Trump, yang telah meningkatkan tekanan pada produsen chip untuk membangun di Amerika Serikat karena investasi tanpa henti dalam AI dan pusat data memicu kekurangan chip memori yang akut.
Namun, potensi penentangan dari Seoul dapat menjadi hambatan utama, kata sumber tersebut.
Salah satu sumber menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai penjajakan dan menekankan bahwa belum ada keputusan yang dibuat, menambahkan bahwa SK Hynix mungkin juga mempertimbangkan cara lain untuk menyusun kesepakatan tersebut.
Detail tentang bagaimana kesepakatan SK Hynix-Intel mungkin disusun dilaporkan untuk pertama kalinya. Namun, Reuters tidak dapat mengetahui jenis chip apa yang mungkin diproduksi SK Hynix di Ohio jika kesepakatan tercapai.
Lini produknya mencakup chip DRAM (memori akses acak dinamis) yang digunakan dalam server, PC, dan ponsel pintar serta chip memori flash NAND yang menyediakan memori penyimpanan jangka panjang. Ini juga merupakan pemasok utama memori bandwidth tinggi (HBM) yang digunakan dalam unit pemrosesan AI.
Setiap kesepakatan untuk memproduksi memori canggih seperti HBM atau bahkan DRAM dapat menghadapi penentangan dari pemerintah Korea Selatan karena teknologi tersebut dianggap sensitif, kata tiga sumber yang menolak untuk disebutkan namanya karena informasi tersebut tidak bersifat publik. SK Hynix mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Reuters bahwa mereka "sedang meninjau berbagai langkah, termasuk membangun basis produksi tambahan, untuk memperkuat daya saing bisnis memori mereka," tetapi "belum ada keputusan yang diambil pada tahap ini."
Intel menolak berkomentar tentang apa yang disebutnya spekulasi, tetapi menambahkan bahwa mereka terus berinvestasi di Ohio untuk mempersiapkan lokasi tersebut.
Ketika ditanya tentang potensi rencana SK Hynix untuk memproduksi chip di AS, Kementerian Perdagangan Korea Selatan mengatakan bahwa setiap keputusan akan berada di bawah wewenang perusahaan, tetapi jika melibatkan "teknologi inti nasional," maka akan tunduk pada peninjauan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Teknologi Industri.
Departemen Perdagangan AS tidak menanggapi permintaan komentar. (end/Reuters)
POLL HARI INIMarket hari ini menurut kamu?
0 suara hari ini
LAST QUOTE
|
COMPOSITE 6,492 Last |
High 6,509 |
||
| Change 30.821 |
%Change 0.477 |
||
| Close 6,461 |
Open — |
||
| Low 6,445 |
TVol 2,986,102,836 |
||
| Last Update: 2026-09-16 09:15:00 |
|||
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-16 13:27:00
more
last updated : 2026-09-16 13:36:00
more
last updated : 2026-09-16 13:36:00
more
last updated : 2026-09-16 13:36:00
more


