STOCK NEWS
- 16/09/26 - 15:50ADES DIRIKAN ANAK PERUSAHAAN BARU
- 16/09/26 - 15:20BAHLIL SEBUT REVISI RKAB VALE INDONESIA JADI ATENSI UNTUK DITUNTASKAN
- 16/09/26 - 15:17BANK BJB DAN PERGURUAN YKTB BOGOR HADIRKAN BANK EDU YKTB
- 16/09/26 - 15:14STRATEGI VTNY TEKAN RISIKO KREDIT SAMBIL DORONG PERTUMBUHAN BISNIS PRODUKTIF
- 16/09/26 - 15:11BRILLIANT BAZAR DAN GATSU GRIYA KURANGI KEPEMILIKAN SAHAM MAYA
- 16/09/26 - 14:52ANDI JAYA TAMBAH KEPEMILIKAN SAHAM DKFT
- 16/09/26 - 14:46VENTENY (VTNY) BUKA-BUKAAN ALASAN BELUM BAGIKAN DIVIDEN USAI IPO
- 16/09/26 - 14:37VTNY MANFAATKAN AI UNTUK PERCEPAT LAYANAN FINANSIAL DAN EFISIENSI OPERASIONAL
- 16/09/26 - 14:28IKAPHARMINDO MASIH SIMPAN DANA IPO Rp2,07 MILIAR
- 16/09/26 - 14:23MAYORITAS PEMEGANG SAHAM PTPP SETUJUI STRATEGI RESTRUKTURISASI INTERNAL
POLL HARI INISektor paling menarik minggu ini?
Kamu sudah vote • pertanyaan baru tiap hari
1 suara hari ini
STOCK NEWS
BAHLIL SEBUT REVISI RKAB VALE INDONESIA JADI ATENSI UNTUK DITUNTASKAN .
IQPlus, (16/9) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Vale Indonesia Tbk menjadi atensi untuk dituntaskan oleh kementerian."Akan menjadi atensi saya untuk bisa kita tuntaskan," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu.
Bahlil menegaskan bahwa tidak ada kuota produksi dalam RKAB perusahaan pelat merah yang dipangkas oleh pemerintah. Ia merujuk pada RKAB untuk PT Bukit Asam dan PT Antam yang telah disetujui oleh pemerintah.
Kuota produksi Vale Indonesia, tutur dia, juga termasuk yang tidak dipotong oleh pemerintah.
"Vale itu bukan dipotong. Kami kasih (kuota produksi), tetapi dia minta tambah," ujar Bahlil.
Bahlil menyampaikan pemerintah telah menyetujui RKAB tahap pertama Vale Indonesia. Akan tetapi, Bahlil menyampaikan Vale Indonesia mengajukan revisi RKAB dan meminta tambahan kuota produksi.
"Kami memberikan tambah itu sesuai kinerja. Kalau kinerjanya bagus, kami kasih bagus. RKAB sekali lagi akan saya tuntaskan, menyangkut dengan Vale. Tetapi kinerja juga harus diperbaiki," kata Bahlil.
Pada awal 2026, Direktur Utama PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto meminta dukungan Komisi XII DPR RI terkait kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) karena porsi yang disetujui dinilai berisiko mengganggu pemenuhan pasokan bijih untuk tiga proyek Teknologi Pelindian Asam Bertekanan Tinggi (HPAL).
Ia mengatakan PT Vale telah mengantongi persetujuan RKAB, namun volume yang diberikan belum sebanding dengan kebutuhan untuk memenuhi komitmen suplai ke proyek hilirisasi yang sedang berjalan di Pomalaa, Morowali dan Sorowako.
"Saat ini kami sudah memperoleh persetujuan RKAB. Namun demikian kuota yang diberikan kepada PT Vale sekitar 30 persen dari apa yang kami minta," kata Bernardus.
Kemudian, setelah masa pengajuan revisi RKAB rampung dilakukan pada 1-31 Juli 2026, tepatnya dalam temu media pada Agustus 2026, Budiawansyah yang saat itu menjabat sebagai Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Vale menyampaikan perseroan telah menyiapkan pasokan bijih untuk kebutuhan smelter perseroan.
Budiawansyah juga mengatakan akan memanfaatkan kuota yang diberikan oleh pemerintah pada awal tahun secara maksimal untuk operasional smelter. (end/ant)
POLL HARI INIMarket hari ini menurut kamu?
0 suara hari ini
LAST QUOTE
|
COMPOSITE 6,492 Last |
High 6,509 |
||
| Change 30.821 |
%Change 0.477 |
||
| Close 6,461 |
Open — |
||
| Low 6,445 |
TVol 2,986,102,836 |
||
| Last Update: 2026-09-16 09:15:00 |
|||
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-16 15:47:00
more
last updated : 2026-09-16 15:57:00
more
last updated : 2026-09-16 15:57:00
more
last updated : 2026-09-16 15:57:00
more


