MARKET NEWS | IQPLUS NEWS

MARKET NEWS


more

POLL HARI INIBesok IHSG menurut kamu?
BULLISH 0% (0)
BEARISH 0% (0)

0 suara hari ini

EKONOM SEBUT KEANGGOTAAN DI BRICS PERKUAT PEREKONOMIAN NASIONAL x| IQPLUS NEWS

MARKET NEWS

Monday 14/Sep/2026 at 10:38

EKONOM SEBUT KEANGGOTAAN DI BRICS PERKUAT PEREKONOMIAN NASIONAL.

IQPlus, (14/9) - Ekonom Universitas Mulawarman Samarinda Aji Sofyan Efendi menilai keanggotaan Indonesia dalam kelompok negara-negara BRICS dapat memperkuat perekonomian nasional, baik dari sisi perluasan pasar, sumber pembiayaan alternatif, maupun penguatan posisi tawar Indonesia di kancah dunia.

"Keanggotaan tersebut membuka akses pasar baru yang lebih luas. Selama ini ekspor Indonesia masih bertumpu pada Amerika Serikat, Eropa, Jepang dan kawasan ASEAN," ujar Aji Sofyan Efendi di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin.

Menurut dia, dengan bergabungnya Indonesia, maka peluang perdagangan kini terbuka pula ke Brasil, Rusia, India dan Afrika Selatan (BRICS).

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan hubungan dagang mulai menguat, ekspor Indonesia ke Afrika telah mencapai 2,4 persen pada 2024, menggambarkan hubungan dengan Afrika sudah baik meski saat itu belum resmi bergabung. Sementara impor dari Brasil naik 17,95 persen dan ekspor ke Brasil meningkat 7,71 persen pada 2025.

"Produk UMKM, kelapa sawit, nikel, hingga furnitur Indonesia kini memiliki etalase pasar yang lebih beragam," ujar Aji Sofyan.

BRICS merupakan kerja sama ekonomi dan geopolitik yang kini beranggotakan 10 negara, setelah Indonesia resmi bergabung pada 6 Januari 2025. Blok ini menguasai lebih dari 40 persen populasi dunia dan hampir sepertinya perekonomian global.

Selain pasar, kehadiran Bank Pembangunan Baru atau New Development Bank (NDB) menjadi sumber pembiayaan alternatif yang lebih fleksibel dan tanpa syarat ketat seperti lembaga keuangan internasional lainnya.

Pendanaan ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan energi, termasuk di Ibu Kota Nusantara, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Agenda pengurangan ketergantungan terhadap dolar AS atau de-dolarisasi dalam perdagangan antaranggota BRICS juga dinilai bermanfaat. Transaksi menggunakan mata uang lokal diperkirakan dapat menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Meski demikian, Aji Sofyan mengingatkan sejumlah tantangan yang harus diantisipasi. Persaingan produk dengan negara anggota lain cukup ketat, sehingga peningkatan daya saing mutlak diperlukan.

Selain itu, Indonesia juga harus menjaga keseimbangan hubungan diplomatik agar tidak kehilangan pasar lama di Amerika Serikat dan Eropa. Manfaat keanggotaan BRICS pun bersifat jangka menengah hingga panjang dan tidak dapat dirasakan secara instan.

"BRICS bukan obat ajaib, melainkan peluang yang harus dimanfaatkan dengan kesiapan dalam negeri. Keberhasilan pada akhirnya tetap ditentukan oleh seberapa kuat kemampuan bersaing dan kemandirian ekonomi bangsa sendiri," katanya. (end/ant)




POLL HARI INITertarik berlangganan IQPlus?
SUDAH 0% (0)
TERTARIK 0% (0)
BELUM 0% (0)

0 suara hari ini

MARKET SUMMARY

Name Last Chg % Chg
BISNIS-27 446.00 1.00 0.12
COMPOSITE 6,521.00 -20.00 -0.31
DBX 3,110.00 -47.00 -1.48
ESGQKEHATI 107.00 0.00 -0.12
ESGSKEHATI 108.00 0.00 -0.12
I-GRADE 162.00 0.00 -0.19
IDX30 361.00 0.00 -0.14
IDX80 98.00 0.00 -0.02
IDXBASIC 1,796.00 -25.00 -1.36
IDXBUMN20 329.00 -1.00 -0.34
IDXCYCLIC 950.00 -5.00 -0.54
IDXENERGY 3,347.00 -13.00 -0.38
IDXESGL 112.00 0.00 -0.21
IDXFINANCE 1,385.00 -6.00 -0.45
IDXG30 124.00 0.00 0.09
last updated : 2026-09-14 11:53:00 more
Name Last Chg %Chg
ASIA
IHSG 6,429.88 -111.50 -1.70
Hangseng Index 24,894.50 88.87 0.36
Kuala Lumpur Stock Exchange 1,693.86 7.12 0.42
Kospi200 1,054.71 -35.51 -3.26
Korea Composite 6,713.85 -196.06 -2.84
Nikkei 225 Osaka 63,390.18 -621.16 -0.97
Shanghai Composite 3,889.46 1.35 0.03
Shenzhen Composite 2,466.90 1.05 0.04
Thailand Stock Exchange 1,591.09 -13.43 -0.84
Straits Times Singapore 5,703.72 7.79 0.14
ASX200 8,919.20 -1.00 -0.01
All Ordinaries Australia 9,168.90 0.00 0.00
SP/ASX200 9,155.80 -13.10 -0.14
Philippine Stock Exchange 6,116.53 0.00 0.00
Taiwan Stock Exchange 45,963.64 -221.21 -0.48
EROPA
CAC 40 Paris 8,179.77 63.01 0.78
DAX Frankfurt 25,568.56 207.41 0.82
FTSE 100 London 10,650.44 41.52 0.39
US
Dow Jones Industrial Average 52,573.29 656.14 1.26
S&P 500 7,656.98 65.28 0.86
Nasdaq Composite 26,333.04 251.32 0.96
Dow Jones Futures 52,537.00 -48.00 -0.09
New York Stock Exchange 17,188.46 -250.18 -1.43
last updated : 2026-09-14 12:02:00
more

Name Last Chg % Chg
Dolar Australia / Rupiah 12,605.12 -10.56 -0.08
Dolar Australia / USD 0.71 0.00 -0.27
Yuan China / Rupiah 2,628.39 4.81 0.18
Euro / Rupiah 20,390.89 -17.27 -0.08
Euro / USD 1.16 0.00 -0.27
Pound Sterling / Rupiah 23,808.49 -0.79 0.00
Pound Sterling / USD 1.35 0.00 -0.19
Dolar Hong Kong / Rupiah 2,248.06 4.14 0.18
Yen / Rupiah 114.48 -0.09 -0.08
Won Korea / Rupiah 13.10 0.00 0.00
Ringgit Malaysia / Rupiah 4,324.22 3.61 0.08
Dolar Selandia Baru / Rupiah 10,196.59 -36.05 -0.35
Dolar Selandia Baru / USD 0.58 0.00 -0.53
Riyal Saudi / Rupiah 4,694.36 8.52 0.18
Dolar Singapura / Rupiah 13,893.31 4.42 0.03
last updated : 2026-09-14 12:02:00
more
Name Last Chg % Chg
Cocoa Nybot 5,913.00 -49.00 -0.82
Corn Cybot 527.75 -2.50 -0.47
CPO KLCE 4,876.00 62.00 1.29
Light Crude Oil NYM 102.66 2.61 2.61
Brent Crude 107.29 2.68 2.56
Aluminum 3M 3,263.00 10.00 0.31
Copper 3M 14,203.50 -37.00 -0.26
Nickel 3M 16,455.00 -14.00 -0.09
Lead 3M 1,875.50 -17.00 -0.90
Tin 3M 53,100.00 -264.00 -0.49
Zinc 3M 3,856.00 -25.00 -0.64
Loco London Gold 4,328.10 -19.40 -0.45
Loco London Silver 63.88 -0.57 -0.89
Natural Gas 2.88 0.05 1.84
Emas Rupiah 2,453,916.75 -6,410.81 -0.26
last updated : 2026-09-14 12:02:00
more