MARKET NEWS
- 14/09/26 - 12:08BPS : CABAI RAWIT JADI PEMICU UTAMA KENAIKAN IPH DI 260 DAERAH
- 14/09/26 - 12:06IHSG SESI I DITUTUP MELEMAH 111 POIN DI LEVEL 6.429
- 14/09/26 - 11:44BANK SENTRAL TAIWAN DIPERKIRAKAN PERTAHANKAN SUKU BUNGA
- 14/09/26 - 11:40PRESIDEN PRABOWO DORONG BRICS WUJUDKAN PEMBANGUNAN GLOBAL YANG TANGGUH
- 14/09/26 - 11:36LALU LINTAS SELAT HORMUZ AKHIR PEKAN TURUN
- 14/09/26 - 11:30LRT JABODEBEK TARGETKAN LAYANI 30 JUTA LEBIH PENUMPANG AKHIR TAHUN
- 14/09/26 - 11:05BRANTAS ABIPRAYA KOMITMEN PERKUAT TATA KELOLA ORGANISASI
- 14/09/26 - 10:38EKONOM SEBUT KEANGGOTAAN DI BRICS PERKUAT PEREKONOMIAN NASIONAL
- 14/09/26 - 10:27AIRLANGGA : TEKNOLOGI HARUS BUKA AKSES PEMBANGUNAN MASYARAKAT RENTAN
- 14/09/26 - 10:12SGX BERSIAP TAWARKAN PERPETUAL MATA UANG KRIPTO KE LEMBAGA AS
POLL HARI INIBesok IHSG menurut kamu?
0 suara hari ini
MARKET NEWS
BANK SENTRAL TAIWAN DIPERKIRAKAN PERTAHANKAN SUKU BUNGA.
IQPlus, (14/9) - Bank sentral Taiwan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap stabil minggu ini mengingat inflasi yang moderat, menurut para ekonom yang disurvei oleh Reuters, tetapi kenaikan suku bunga AS dapat mendorong Taiwan untuk mengikuti langkah tersebut.Pada bulan Juni, bank sentral mempertahankan suku bunga diskonto acuannya pada 2%, seperti yang diharapkan. Terakhir kali bank sentral menaikkan suku bunga sebesar 12,5 basis poin dari 1,875% pada Maret 2024, sebagai antisipasi kenaikan harga listrik.
Pada pertemuan triwulanan berikutnya pada hari Kamis, bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, menurut 28 dari 31 ekonom yang disurvei. Tiga suara yang berbeda pendapat memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga menjadi 2,125%.
Para ekonom yang memberikan perkiraan di luar minggu ini percaya bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga menjadi 2,125% pada pertemuan triwulanan berikutnya di bulan Desember, dan kemudian mempertahankannya di sana hingga akhir tahun depan.
Ekonomi Taiwan yang berpusat pada teknologi dan bergantung pada ekspor telah diuntungkan dari booming kecerdasan buatan, yang telah mendorong pesanan untuk perusahaan seperti TSMC , produsen chip kontrak terbesar di dunia.
Ekonomi diperkirakan akan tumbuh sebesar 11,05% tahun ini, laju tercepat dalam hampir empat dekade, kata badan statistik pemerintah bulan lalu, setelah tumbuh 8,68% pada tahun 2025.
Namun, inflasi telah berada di atas garis "peringatan" 2% bank sentral selama empat bulan berturut-turut, dan mencapai 2,04% pada bulan Agustus, meskipun angka tersebut turun dari 2,54% pada bulan Juli dan berada di bawah perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar 2,3%.
Kevin Wang, seorang analis di Masterlink Investment Advisory, mengatakan bahwa karena inflasi tetap relatif moderat, bank sentral Taiwan tidak menghadapi tekanan untuk memperketat kebijakan moneter.
"Kecuali Federal Reserve menaikkan suku bunga terlebih dahulu, bank sentral diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada rapat dewan direksinya," tambahnya.
Keputusan Taiwan akan datang satu hari setelah pengumuman suku bunga Federal Reserve AS.
Harga konsumen AS meningkat pada bulan Agustus, sementara ukuran utama inflasi inti mencatatkan kenaikan terbesar dalam empat bulan, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga minggu ini.
Analis Wang Yu-Hsuan dari First Capital Management mengatakan kenaikan Fed minggu ini akan "secara signifikan" meningkatkan peluang bank sentral Taiwan untuk mengikuti jejaknya.
Bank sentral Taiwan juga akan mengungkap revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi dan inflasi untuk tahun ini, dan memberikan prospek pertamanya untuk tahun depan, pada hari Kamis. (end/Reuters)
POLL HARI INITertarik berlangganan IQPlus?
0 suara hari ini
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-14 12:20:00
more
last updated : 2026-09-14 12:30:00
more
last updated : 2026-09-14 12:30:00
more
last updated : 2026-09-14 12:30:00
more

