MARKET NEWS
- 16/09/26 - 16:24IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 24 POIN DI LEVEL 6.436
- 16/09/26 - 16:07BAHLIL: PAGU ANGGARAN ESDM DITETAPKAN SEBESAR RP27,37 TRILIUN
- 16/09/26 - 15:58OJK UNGKAP 7 CALON EMITEN MASUK PIPELINE IPO, TARGET DANA RP4,02 TRILIUN
- 16/09/26 - 15:55GAPPMI DORONG INVESTASI DALAM PENYEDIAAN BAHAN BAKU PANGAN
- 16/09/26 - 15:53BEI UNGKAP 92 AB SIAP PENERAPAN SAHAM Rp1 PADA 28 SEPTEMBER
- 16/09/26 - 15:34DEMUTUALISASI BEI DIMULAI, OJK ATUR PEMISAHAN FUNGSI BISNIS DAN PENGAWASAN
- 16/09/26 - 15:31PERTAMINA TEGASKAN LANGKAH STRATEGIS PENGEMBANGAN MNK ROKAN
- 16/09/26 - 15:22DEMUTUALISASI BEI MASUK TAHAP AKHIR, ATURAN KEPEMILIKAN SAHAM SEGERA TERBIT
- 16/09/26 - 15:09KOMISI IV DPR RI SETUJUI ANGGARAN BAPANAS Rp161,9 MILIAR DI 2027
- 16/09/26 - 15:05UE BUKA PINTU BAGI KANADA UNTUK JADI ANGGOTA ASOSIASI PERTAMA
POLL HARI INISektor paling menarik minggu ini?
Kamu sudah vote • pertanyaan baru tiap hari
1 suara hari ini
MARKET NEWS
GAPPMI DORONG INVESTASI DALAM PENYEDIAAN BAHAN BAKU PANGAN.
IQPlus, (16/9) - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) mendorong peningkatan investasi dalam usaha penyediaan bahan baku pangan guna mempercepat pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.
"Investasi di food ingredients dan intermediate products di Indonesia menjadi game changer bagi industri makanan dan minuman Indonesia untuk tumbuh lebih cepat," kata Ketua Umum GAPMMI Adhi S. Lukman pada pembukaan pameran Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu.
Potensi pasar Indonesia yang besar, menurut dia, semestinya bisa menarik produsen bahan baku pangan global untuk berinvestasi dan menjalin kerja sama dengan perusahaan dalam negeri.
Dia berharap perwakilan perusahaan bahan baku pangan global yang menghadiri pameran mempertimbangkan untuk menanamkan modal di Indonesia.
"Kami berharap banyak prinsipal dapat mempertimbangkan untuk datang dan berinvestasi di Indonesia serta berkolaborasi dengan perusahaan Indonesia untuk tumbuh di Indonesia," katanya.
Peningkatan investasi dalam usaha penyediaan bahan baku pangan, ia mengemukakan, perlu disertai dengan perbaikan rantai pasok industri dan inovasi produk bernilai tambah.
Menurut dia, pelaku industri makanan dan minuman perlu mengembangkan produk yang bernilai tambah, produk yang lebih sehat, fungsional, dan berkelanjutan.
Dia mendorong penguatan kerja sama antara pelaku usaha, peneliti, asosiasi profesi, dan pemerintah dalam pengembangan inovasi produk makanan dan minuman yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Adhi berharap Fi Asia Indonesia 2026 dapat menjadi ruang bagi para pelaku industri makanan dan minuman nasional untuk bertukar pengetahuan, merancang solusi baru, serta membangun kemitraan. (end)
POLL HARI INIMarket hari ini menurut kamu?
0 suara hari ini
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more

