MARKET NEWS
- 16/09/26 - 16:24IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 24 POIN DI LEVEL 6.436
- 16/09/26 - 16:07BAHLIL: PAGU ANGGARAN ESDM DITETAPKAN SEBESAR RP27,37 TRILIUN
- 16/09/26 - 15:58OJK UNGKAP 7 CALON EMITEN MASUK PIPELINE IPO, TARGET DANA RP4,02 TRILIUN
- 16/09/26 - 15:55GAPPMI DORONG INVESTASI DALAM PENYEDIAAN BAHAN BAKU PANGAN
- 16/09/26 - 15:53BEI UNGKAP 92 AB SIAP PENERAPAN SAHAM Rp1 PADA 28 SEPTEMBER
- 16/09/26 - 15:34DEMUTUALISASI BEI DIMULAI, OJK ATUR PEMISAHAN FUNGSI BISNIS DAN PENGAWASAN
- 16/09/26 - 15:31PERTAMINA TEGASKAN LANGKAH STRATEGIS PENGEMBANGAN MNK ROKAN
- 16/09/26 - 15:22DEMUTUALISASI BEI MASUK TAHAP AKHIR, ATURAN KEPEMILIKAN SAHAM SEGERA TERBIT
- 16/09/26 - 15:09KOMISI IV DPR RI SETUJUI ANGGARAN BAPANAS Rp161,9 MILIAR DI 2027
- 16/09/26 - 15:05UE BUKA PINTU BAGI KANADA UNTUK JADI ANGGOTA ASOSIASI PERTAMA
POLL HARI INISektor paling menarik minggu ini?
Kamu sudah vote • pertanyaan baru tiap hari
1 suara hari ini
MARKET NEWS
OJK UNGKAP 7 CALON EMITEN MASUK PIPELINE IPO, TARGET DANA RP4,02 TRILIUN .
IQPlus, (16/9) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sebanyak tujuh perusahaan masih berada dalam pipeline proses pendaftaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 6 September 2026. Ketujuh calon emiten tersebut memiliki perkiraan target penghimpunan dana maksimum sebesar Rp4,02 triliun.Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, realisasi IPO pada 2026 dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama dinamika pasar global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Kondisi tersebut turut memengaruhi waktu atau timing perusahaan dalam melaksanakan penawaran umum.
Selain faktor eksternal, OJK mencatat terdapat sejumlah rencana IPO yang belum memperoleh persetujuan. Hal tersebut disebabkan masih diperlukannya peningkatan kualitas keterbukaan informasi dari calon emiten.
Hasan menegaskan, OJK tidak hanya berfokus pada jumlah perusahaan yang melakukan IPO, tetapi juga pada keseluruhan penghimpunan dana di pasar modal. OJK telah menetapkan target penghimpunan dana pasar modal pada 2026 sebesar Rp250 triliun.
"Per tanggal 6 September 2026, nilai penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp148,3 triliun," ujar Hasan.
Dalam mengejar target tersebut, OJK tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi serta kesiapan calon emiten. Dengan demikian, proses menuju penawaran umum tidak hanya mempertimbangkan jumlah perusahaan yang masuk bursa, tetapi juga kesiapan perusahaan dalam memenuhi ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, OJK bersama BEI terus melakukan sosialisasi kepada perusahaan yang berencana melakukan IPO. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui coaching clinic di sejumlah daerah di Indonesia guna mengembangkan dan mempersiapkan perusahaan yang akan menghimpun dana melalui pasar modal. (end)
POLL HARI INIMarket hari ini menurut kamu?
0 suara hari ini
MARKET SUMMARY
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more
last updated : 2026-09-16 16:14:59
more

